Berita Viral

Viral Pasangan Diduga Mesum Siang Hari Di Sawah

Video yang memperlihatkan sepasang pria dan wanita diduga sedang berbuat mesum viral di mesia sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah area persawahan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Video tersebut di post oleh akun Instagram @Pekalonganinfo dengan keterangan:

“Pekalonganinfo Reposted @infopekalonganraya.id – Sepasang sejoli pria dan wanita terekam kamera warga Sedang berbuat mes*m di dekat sawah di Daerah Pekalongan.”

“Dalam video tersebut terlihat seorang pria dengan posisi berdiri, sedangkan yang wanita sambil jongkok dengan wajah menghadap ke arah kemaluan pria.”

“Warga setempat sudah menegur kedua pasangan tersebut untuk pergi dan menyudahi perbuatan tersebut, namun tetap saja mereka sedang asyik melakukan ritual apalah itu namanya”.

Dalam video berdurasi satu menit itu, terlihat dari kejauhan dua orang yang belum diketahui identitasnya terlihat berada di dalam sebuah bangunan tempat berteduh yang berlokasi di antara area persawahan.

Keduanya terlihat naik sepeda motor. Sang pria terlihat berada di samping motor sedangkan wanita sedang jongkok membelakangi kamera yang merekam. Entah apa yang dilakukan keduanya.

Dalam video ini juga terdengar, suara seorang wanita, “Kae awan-awan mesum (Lihat itu, siang-siang mesum)”.

Beberapa warga juga berteriak-teriak agar kedua pelaku tidak melanjutkan perbuatannya. Namun, kedua orang itu tak menghiraukannya. Hingga berita ini ditulis, video tersebut telah dilihat sebanyak lebih dari 100 ribu kali.

Dalam penelusuran detikcom, video tersebut diambil di Jalan S Parman, Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Kepala Desa Kauman, Ashari, membenarkan video yang viral di sosial media itu terjadi di wilayahnya. Namun dia yakin dua orang dalam rekaman tersebut bukan warganya.

“Kalau melihat lokasinya iya di wilayah kami, di Kauman. Cuma kita tidak mengetahui persis apa yang terjadi saat itu,” kata Ashari kepada detikcom di kantornya, Kamis (4/2/2021).

Kami sudah sosialisasi dan bersama Pak Babin juga agar warga bisa mencegah kegiatan asusila di lokasi tersebut. Namun saya sendiri belum mengetahui pasti apa yang sebenarnya dilakukan kedua orang yang ada di video tersebut,” katanya.

Diwawancara terpisah, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Akrom, mengatakan tak bisa dipastikan kedua orang dalam video itu sedang berbuat mesum.

Berita Viral

Apa Alasan Rachel Vennya Gugat Cerai Niko Al Hakim?

Rachel Vennya akhirnya terbukti menggugat cerai sang suami, Niko Al Hakim. Selebgram yang dikenal akan berbagai bisnisnya yang sukses itu sebelumnya memang sudah dikabarkan akan bercerai, namun selama ini ia seperti tutup mulut dengan kabar yang ada.

Sidang perdana diberlangsungkan kemarin pagi, Selasa (02/02/21) di pengadilan agama Jakarta Selatan.

Rachel Vennya

Menurut Taslimah, Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rachel Vennya mengungkapkan alasan kenapa ia ingin berpisah dengan Niko Al Hakim.

“Memang perceraian ini yang diajukan penggugat terdapat dicantumkan alamat dan alasan kenapa dia menggugat,” Ucapnya saat ditemui di Pengadilan Agama, Jakarta Selatan.

Namun, Taslimah tidak dapat menyebutkan sebenarnya apa alasan Rachel Vennya menggugat cerai Niko Al Hakim dikarenakan masih dalam proses dan siding masih dalam proses mediasi.

Sebenarnya isu perceraian Rachel Vennya sudah berhembus cukup lama. Hal ini pun diperkuat dengan postingan Rachel Vennya dengan Quotes “Divorce is Okay” pada akun instagramnya.

Rachel Vennya juga menjelaskan melalui kanal Youtube Boy William, di mana ia tengah berada pada vase paling buruk di rumah tangganya.

Ketika ditanya apakah masih mencintai sosok yang sudah 7 tahun bersamanya itu, Rachel menjawab kalau ia sangat saying dengan Niko.

Para warganet pun turut berkomentar dengan masalah yang sedang dihadapi oleh Rachel Vennya ini, di mana sebelum Rachel dan Niko menikah, mereka sempat tertimpa isu tidak enak perihal Niko yang berselingkuh.

Namun, karena sudah memaafkan apa yang Niko lakukan, akhirnya Rachel mau kembali ke pelukan Niko dan akhirnya mereka berdua pun menikah.

Niko Al Hakim

Ada yang mengatakan kalau sebenarnya Rachel sudah diberi pertanda, namun karena kata maaf, akhirnya ia bisa berujung seperti saat ini.

Berikut adalah beberapa komentar dari Warganet perihal perceraian Rachel Vennya dan Niko Al Hakim.

“Disney wedding but not happy ending” – @matchadango_

“Aku pikir mereka pasangan uwuwuwuw. Apa yang orang posting ternyara bisa ga sesuai realita yah” @_derina

“Jadi inget pas lagi persiapan nikah ada isu tidak sedap si nikonya” @SaputraIcad

Berita Viral

Indonesia Tembus 1 Juta Kasus Covid-19

Pada hari Selasa, 26 January 2021, Indonesia mengomfirmasi bahwa telah terjadi tambahas kasus terinfeksi virus corona sebesar 13.094.

Dengan tambahan tersebut, maka Indonesia sudah menembus angka satu juta untuk para penderita virus corona ini.

Angka tersebut juga menjadikan Indonesia menjadikan negara di Asia pertama yang menembus satu juta, dengan negara tentangga lainnya saat ini masih berjumlah 917.279 kasus.

Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh dari virus mencapai 820.536 orang, dan untuk angka kematiannya sendiri sebanyak 28.468 orang.

Untuk di Asia sendiri Indonesia menempati peringkat keempat sebagai negara yang paling banyak terserang virus corona.

Peringkat pertama masih dipegang oleh negara India denga total yang terinfeksi sejumlah 10.677.710 kasus infeksi dan 431.392 kematian.

Walaupun masih menjadi peringkat pertama, India sudah mulai menunjukan penurunan tren sejak bulan September ditahun 2020.

India juga saat ini sedang berada pada tahap vaksinasi covid-19 paling besar di dunia, karena tak butuh waktu lama bagi negara India untuk menyuntikan vaksin covid kepada satu juta orang diseluruh penjuru negara India.

Bahkan AS dan Inggris saja masing-masing masih membutuhkan waktu dari 10 hingga 18 hari untuk mencapai satu juta suntikan.

Setelah India yang menempati posisi terbanyak, pada peringkat kedua terdapat negara Turki yang kasus terinfeksinya mencapai 2.435.247 dan angka kematiannya mencapai 25.210.

Turki sendiri masih menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat meskipun proses vaksinasi sudah mulai dilakukan.

Langkah-langkah ketat yang diambil seperti memberlakukan jam malam hari kerja dan melakukan lockdown total pada saat akhir pekan.

Upaya tersebut ternyata cukup ampuh untuk mengendalikan angka kenaikan covid-19 di Turki, hal tersebut dibuktikan dengan penurunan kasus sebesar 6.000

Saat ini, Turki sudah menyuntikan vaksin dari China yaitu Sinovac kepada 1,23 juta orang, proses vaksinasi tersebut sudah diberlakukan mulai 14 January 2021.

Dan vaksinisasi di Turki juga mendahulukan petugas kesehatan dan juga lansia yang lebih rentan terkena virus ini.

Berita Viral

Polisi Menangkap Tersangka Pemalsuan Surat PCR

Polisi berhasil meringkus delapan tersangka terkait praktik jual beli swab test atau test PCR yang dilakukan.

Polda Metro Jaya mengatakan bahwa praktik tersebut dilakukan dan di promosikan melalui social media dan juga door to door.

Delapan tersangka tersebut antara lain RSH, RHM, Y, IS, DM, MA selaku penjual, MA selaku pemesan, dan SP.

Bahkan seorang dari delapan tersangka tersebut merupakan anak dibawah umur. Mereka melakukan modus dengan menawarkan di facebook hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya yaitu Kombes Yusri Yunus.

Delapan tersangka tersebut memiliki perannya masing-masing, ada yang menjual, penawar hingga pembeli dan pengguna surat hasil swabtest palsu tersebut.

RSH yang memiliki peran sebagai menawarkan surat test tersebut melalui facebook, hingga membuat surat hasil test palsu tersebut, dan ia juga menjadi perantara untuk membeli surat hasil tersebut.

Lalu RHM berperan seabgai orang yang membuat hasil test palsu bersama RSH, dan dibantu dengan Y yang juga membuat surat tersebut.

MA juga terlibat dengan menyuruh Y untuk membuat surat tersebut agar mendapatkan keuntungan yang banyak.

Diketahui bahwa Y merupakan seorang karyawan pada sebuah klinik, dimana klinik tersebut akhirnya disalahgunakan untuk membuat hasil surat swab test palsu tersebut.

Yusri mengatakan bahwa Y merupakan pegawai di lab dan juga pegawai di sebuah klinik, karena itulah ia dengan mudah bisa membuat surat tersebut karena memiliki file PDF tersebut, dengan begitu ia bisa memalsukan data tersebut.

Dalam kasus ini harga dari surat palsu tersebut dijual dengan harga 75ribu untuk swab antigen, sedangkan untuk hasil test PCR sendiri dipatok dengan harga 900 ribu rupiah.

Tentunya penyalahgunaan hasil test ini termasuk kedalam pidana yang sudah diatur, semua yang terlibat akan kena mulai dari pembuat, pelaksana, dan pemesan.

Dalam kasus kali ini, para tersangka akan dijerat dengan pasal 236 KUHP  dan juga pasal 35, 51 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 yang mengatur ITE.

Berita Viral

Ambroncius Nabatan Diperiksa Dugaan Kasus Rasisme

Baru-baru ini Bareskim sudah memanggil AN untuk dimintai keterangan terhadap kasus dugaan rasisme ke mantan komisioner Komnas HAM yaitu Natalius Pigai.

Pihak kepolisian mengaku telah mencecar tersangka dengan berbagai pertanyaan, total pertanyaan tersebut mencapai 25 pertanyaan dan tersangka sudah kembali ke kediamannya setelah selesai diinterview

Rusdi juga mengatakan bahwa tim penyidik tersebut masih menganalisis ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus dugaan rasisme terhadap Natalius Pigai, pihaknya juga menambahkan jika terdapat unsur pidana, maka akan diarahkan ke penydikian.

Dan sampai saat ini hasil dari pertanyaaan tersebut masih didalami oleh Polri, selain itu akan dilakukan gelar perkara, dan dari tahap tersebut baru bisa dipastikan apakah masuk kedalam tindak pidana atau bukan.

Seperti yang diketahui bahwa AN dipolisikan dikarenakan ujarannya yang ditebar di Facebook, ia menyamakan foto dari Natalius Pigai dengan foto gorilla.

Akhirnya karena perbuatannya tersebut tersangka dipanggil oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskim Polri.

AN sendiri selaku tersangka angkat bicara tentang ujaran rasis ke mantan komisioner Komnas HAM tersebut, ia juga meminta maaf kepada korban dan juga masyarakat Papua yang sakit hati.

“Saya meminta maaf kepada Saudara Natalius Pigai dan masyarakat Papua. Mungkin ada yang tersinggung dan menganggap saya menghina masyarakat luas, apalagi melakukan rasis,” kata Ambroncius Nababan dalam siaran video hari senin”

Ia juga mengaku, ujaran tersebut tidak ditujukan untuk warga Papua secara umum, dan hanya ditujukan untuk Natalius Pigai.

Karena ia sudah diadati di Papua dengan acara lompat piring dan juga bakar batu, ia mengatakan bahwa ia sangat cinta dengan rakyat Papua, yang dimana NP sendiri kebetulan merupakan rakyat keturunan Papua.

Ia menambahkan bahwa ia meminta maaf dengan hati yang paling tulus dan juga dalam kepada seluruh masyarakat Papua, dan ia juga berharap dengan adanya kejadian ini tidak menjadikan kesalahpahaman, miskomunikasi dan semoga kejadian ini bisa dimakhlumi dan dibukaan pintu maaf yang sebesar-besarnya.