Berita yang membuat heboh ini pertama kali terungkap oleh warga yang sedang melewati Jalan Baru, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Terdapat kerangka manusia yang terletak di saluran irigasi, saluran tersebut berada di belakang Kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau disingkat LIPI. Mayat yang ditemukan di hari Senin pagi tersebut hanya menyisakan tengkorak yang sudah dibalut dengan hordeng berwarna pink dan dimasukan ke dalam karung.

Menurut barang bukti yang ditemuka oleh polisi, diduga mayat tengkorak ini adalah seorang perempuan. Barang bukti yang tersebut adalah bra atau pakaian dalam. Tetapi dair pihak kepolisian sendiri masih belum dapat memberikan kepastian tentang motif dari pembunuhan yang terjadi ini. Apakah kerangkan manusia ini korban dari pembuhan atau ada maksud lain.

Agar menemukan sebuah kepastian, kepolisian membawa kerangka tersebut ke RS Soekanto Polri, Jakarta Timur dan melakukan otopsi. Diharapkan bisa menemukan petunjuk – petunjuk yang lainnya. Dengan ditemukannya mayat yang tidak bisa diketahui identitasnya ini, membuat pihak kepolisian memberikan pengumuman pada masyarakat yang anggota keluarganya ada yang hilang untuk langsung datang dan melaporkan ke kantor polisi terdekat.

Kronologi dari misteri kerangka manusia ini, awalnya ditemukan oleh salah seorang warga lokal yang sedang melewati pinggiran jalan. Dan melihat karung yang berwarna putih yang di dalamnya terdapat kerangka manusia. Setelah menemukannya, warga tersebut melaporkannya ke polisi.

“Setelah dapat laporan, kami langsung olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” * ucap Kadek yang berada di kantor, Cibinong.

Kejadian ini sama dengan yang dituturkan oleh warga lokal, Asep berumur 51 tahun. Bahwa kerangka tersebut ditemuka warga yang sedang membereskan sampah yang menutupi jalur alir yang mengalir, sehingga tersumbat. Ketika melihat karung yang berwarna putih tersebut, warga itu akan memindahkannya ternyata terdapat bagian tubuh yang muncul yaitu kepala.

“Saat itulah warga yang melapor ini nggak sengaja menemukan karung berisi tengkorak tadi pagi itu, dia lagi bersihin saluran air,” * tuturnya ketika didatangi ditempat kejadian.

Asep mengatakan, bila dia melewati jalanan tersebut tak pernah ada bau yang menyengat seperti bau bangkai atau semacamnya. Karena memang bentukannya yang sudah menjadi tengkorak, mungkin sudah tidak ada baunya.

Ditemukannya barang bukti beruba pakain dalam perempuan, yang membuat dugaan bahwa kerangka tersebut berjenis kelamin perempuan. Meskipun masih dugaan tapi itu bisa saja menjadi petunjuk.

“Dugaan sementara (jenis kelaminnya) perempuan. Itu karena ada BH yang ditemukan di sana di dalam karung,” * ucap Kadek.

Karena belum bisa dinyatakan dengan pasti bila korban yang sudah menjadi kerangka ini terjadi karena motif pembunuhan atau tidak. Sebab tidak ada barang bukti lainnya yang bisa mendukung dugaan tersebut. Sehingga diberlakukanlah otopsi di RS Soekanto Polri, Jakarta Timur untuk bisa mendapatkan petunjuk lebih lanjut.

“Tapi kan kita perlu cek lagi benar atau tidaknya, takutnya ini hanya pengalihan (BH) saja. Kita masih tunggu (otopsi) hasilnya, kaya waktu meninggalnya kapan, identitas, ciri-ciri, umur, dari sana baru kita buka LP,” * jelasnya.

Untuk lebih mempermudah penyelidikan, pihak kepolisian memberikan pengumuman kepada masyarakat setempat. Jika kehilangan anggota keluarga untuk bisa datang segera memberikan laporan kepada Kepolisian setempat.

“Kita juga buka info jika ada keluarga yang kehilangan saudaranya bisa datang ke Polsek atau Polres,” * ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *