Upacara merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan di sekolah setiap hari Senin. Bagi kebanyakan orang, upacara sangat melelahkan karena harus berkeringan melawan teriknya matahari.

Padahal, upacara dilakukan untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.

Namun, semenjak adanya pandemic Covid-19, siswa dan siswi tidak dapat pergi ke sekolah dan sekolah dinyatakan dilakukan secara daring atau online.

Lalu, bagaimana nasib upacara mereka?

Beberapa sekolah menghilangkan kegiatan upacara untuk sementara waktu. Tapi ternyata, ada juga loh sekolah-sekolah yang tetap mengadakan upacara namun secara online. Hmm.

Upacara Online Lewat Zoom, Keren Banget!

Sejumlah siswa dan guru terlihat sedang melakukan upacara online melalui aplikasi Zoom. Para siswa terlihat tetap menggunakan seragam walau dirumah.

Akun Twitter @mzkiwt yang pertama kali mengunggah video aksi upacara online ini pada Senin 13 Juli 2020 kemarin.

Kemudian, akun Instagram @dagelan membagikan ulang rekaman tersebut. “Upacara Online, gimana sekolah lo guys?” tulis @dagelan.

Dalam video itu, terlihat ada 316 orang yang mengikuti upacara online ini. Tampak di layar laptop beberapa siswa memakai seragam SMP yang lengkap dengan dasi dan topi.

Padahal, para siswa yang ikut upacara secara daring ini sedang berada di rumahnya masing-masing, bukan di seko9lah.

Cuplikan tersebut lalu memperlihatkan beberapa guru yang ikut dalam upacara online tersebut. Mereka semua menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan mengikuti suara aolunan music.

Tak terkecuali dengan seorang siswa yang berdiri di depan laptop tersebut. Ia menyanyikan lagi Indonesia Raya dengan khidmat.

Beberapa warganet mengaku kalau saudaranya juga melakukan upacara online seperti dalam video tersebut.

Namun, tak sedikit juga netizen yang heran dan bingung tentang tata cara pelaksanaan upacara online tersebut.

Misalnya komentar dari @adamirfan82 yang menulis, “Kalau ada yang jadi petugas pengibar benderanya gimana ya?”

“Gak bisa gosip di barisan belakang wkwkwk,” kelakar @natiaaaa_.

“Ntar klo ada yang pingsan PMR nya pakai tandu online gitu?” tanya @gghillang.

Sebelumnya, upacara online telah sering dilakukan oleh para pejabat pemerintahan. Misalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila secara virtual atau telekonferensi.

Momen itu diperlihatkan Anies dalam postingan yang diunggah kea kun jejaring media sosialnya pada Senin 1 Juni 2020.

Sejumlah menteri, gubernur, ketua DPR dan pejabat terkait tampak dalam layar video. Mereka semua berdiri untuk mengikuti upacara online memperingati Hari Lahir Pancasila.

Upacara yang digelar melalui telekonferensi pada Senin, 1 Juni 2020 dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi berada di  Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Disamping itu, Ibunda Anies BBaswedan, Aliyah Rasyid penasaran bagaimana upacara dilakukan memakai video. Anies pun mengajaknya menonton.

Momen ini diperlihatkan Anies dalam postingan yang diunggah ke akun jejaring media sosialnya pada Senin 1 Juni 2020.

“Ibu yang sedang di rumah, sempat tanya, seperti apa upacara pakai video dan jarak jauh. Jadi, diajak ikut menonton,” cuit Anies.

Dalam unggahan itu, terlihat ia sedang berdiri di depan green screen. Ia menggunakan setelan jas hitam dan merah.

Fungsi green screen adalah untuk menampilkan latar belakang tema “Hari Lahir Pancasila” saat dalam upacara virtual. Anies menghadap ke kamera dan layar yang menampilkan para peserta upacara Hari Lahir Pancasila.

Dalam unggahannya, terlihat Aliyah Rasyid duduk di sebelah. Ia memakai jarit dan baju berwarna hitam. Ia duduk sambil menyaksikan putranya tersebut mengikuti upacara virtual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *