Kategori: Berita Viral

Berita Viral

Isu Perselingkuhan Ayus Dengan Nissa Sabyan Berujung Perceraian

Nama Nissa Sabyan masih menjadi topic perbincangan masyarakat di media sosial. Karena munculnya isu perselingkuhan Nissa Sabyan dengan pemain keyboard grup Sabyan Gambus, Ayus.

Isu itu awalnya mencuat setelah beredar sebuah akun yang mengaku sebagai sepupu dari istri Ayus Sabyan yang mengungkap kan kabar perselingkuhan Nissa Sabyan.

Akun itu bahkan mengatakan bahwa hubungan yang terjalin antara Nissa Sabyan dan Ayus itu sudah terjadi sejak beberapa tahun ke belakang. Dikabarkan, saat ini istri Ayus Sabyan yaitu Ririe Farius telah menggugat cerai sang suami.

“Jadi Ayus Sabyan itu yang punya band Sabyan, dan selingkuh sama vocal-nya, Nissa Sabyan. Udah bertahun-tahun kak istrinya tutup rapat aib suaminya, tapi mereka berdua kekeuh nggak mau pisah. Istrinya akhirnya gugat cerai, udah aku jadiin konten TikTok juga. Aku sepupu istrinya,” tulis akun tersebut.

Ia juga berkata bahwa Ayus Sabyan dan Nissa Sabyan telah berselingkuh sejak 2018. “Saya teman istri sahnya sudah 20 tahun kami dekat. Ayus keyboardis Sabyan Gambus selingkuh sama Nissa Sabyan sejak 2018,” katanya.

Terkait isu tak sedap ini, istri Ayus Sabyan yaitu Ririe Fairus pun angkat bicara, ia mengaku terkejut karena berita ini menjadi begitu besar.

“Terimakasih atas perhatiannya, tapi mohon maaf saya masih syok dengan pemberitaan ini, karena saya tidak pernah berniat untuk menyebarluaskan permasalahan keluarga saya,” kata istri Ayus saat dihubungi wartawan pada Rabu 17 Februari 2021.

Sementara itu, kabar yang mengatakan bahwa Ririe Fairus menggugat cerai suaminya karena masalah ini rupanya bukanlah isapan jempol belaka. Ia tidak membantah kabar telah menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Jakarta Utara.

“Betul (menggugat cerai),” jawabnya singkat. Sampai berita ini diturunkan belum jelas apa tanggapan Ayus dan Nissa.

Tak cuma itu, si teman menuturkan kalau Ririe Fairus akan membeberkan bukti-bukti perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan. “Dateng aja min. Istri sahnya, Ririe Fairus akan bicara dengan bukti,” tuturnya.

Berita Viral

Viral Pria Beri Buket Uang Ke Pacar Dengan Prank

Hari Valentine merupakan hari yang biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa sayang dan cinta kepada orang lain.

Tak jarang pula banyak pasangan yang memberikan kado special untuk orang – orang yang disayang. Seperti seorang pria bernama Andry Leo yang mengunggah video TikTok yang memperlihatkan kado valentine untuk sang kekasih.

Video tersbut ia unggah pada akun TikTok miliknya, @andryleonaire. Andry memberikan kado untuk kekasihnya berupa buket uang.

Tak tanggung – tanggung, nominal dari buket uang itu senilai Rp 40 juta. Kini, video yang tengah viral tersebut telah ditonton selama lebih dari 2 juta kali.

Andry menuturkan bahwa video itu ia buat pada 14 Februari, tepat perayaan hari Valentine. Diketahui, sang kekasih bernama Vivi.

Dalam video tersebut, Andry berpura – pura meminta kepada vivi untuk membuatkan buket uang yang akan ia berikan kepada sang ibu.

“Saya bilang untuk ibu dan suruh dia sendiri yang cari bahan-bahannya,” terangnya. Vivi pun tak menolak, ia lantas menyiapkan bahan-bahan untuk membuat buket itu, dengan membeli secara online.

Hingga pada saatnya tiba, ia membuat buket tersebut dari siang hingga sore. Lebih lanjut, tutur Andry, total nominal yang telah dibuat sebagai buket, baru sekitar 1 juta rupiah.

Hal tersebut, lantaran Vivi baru pertama kali membuat dan ia cukup merasa kesulitan. “Yang dibuket cuma satu jutaan karena dia baru pertama kali buat dan kesulitan,” terangnya.

Namun, karena Andry tak tega, maka ia segera memberitahu pada Vivi, bahwa buket uang itu sebenarnya untuk dirinya, sembari memberikan bergepok-gepok uang, sehingga total nominal yang diberikan senilai Rp 40 juta.

Alhasil, sang kekasih terlihat terkejut, dan ia menangis saat mengetahui, bahwa kado yang ia buat itu ternyata untuk dirinya.

Kemudian, pria yang tinggal di Medan ini, memberikan alasan dirinya memberikan buket uang kepada sang kekasih.

“Pertama mau kasih 50 juta, karena ingat angka hoki dia 4 jadi saya kasi 40 juta deh,” terangnya. Pemilik akun Instagram @andryleonaire ini mengatakan, kado itu dibuat tidak hanya sebagai kado valentine, melainkan juga sebagai kado untuk 3 tahun hari jadi hubungan mereka.

Yang kebetulan, bertepatan dengan hari valentine, yaitu 14 Februari. “Cuma ini valentine + 3 years anniversary di hari yang sama,” bebernya.

Berita Viral

Viral Warga di Desa Tuban Borong Mobil. Ada Apa?

Di media sosial, baru saja tersebar rekaman video yang menampilkan kedatangan sejumlah mobil baru yang diangkut menggunakan truk towing.

Belasan mobil baru tersebut dikirim ke rumah warga sambil dikawal mobil patroli pengawalan (Patwal) polisi.

Unggahan video tersebut dibagikan oleh salah satu akun bernama Berkelana ke grup Facebook Jaringan Informasi Tuban.

“Barokallah dan tiga emoticon tangan menadah,” tulisnya, Minggu 14 Februari 2021. Video serupa juga ramai di sosial media TikTok saat diungah oleh akun @rizkii.02.

“borong motor sudah biasaa ##fyp ##fyp? ##foryoupage ##krisbeekingoyang ##viral” setelah ditelusuri, lokasi perekaman video itu berada di Sumurgeneng, Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi, Kepasa Desa (Kades) Sumurgeneng, Gihanto membenarkan bahwa sejumlah warganya baru saja membeli mobil – mobil baru hingga videonya viral di media sosial.

“Iya benar, itu kemarin membeli 17 unit mobil dari Surabaya secara bersamaan lalu dikirim pakai truk towing terus dikawal sama mobil patwal juga,” ujar Gihanto, Selasa 16 Februari 2021.  

Sejumlah mobil yang dibeli, kata Gihanto, di antaranya yakni Toyota Innova, Rush, Yaris, Xpander, hingga Pajero.

Ia menuturkan, warga membeli mobil baru dengan uang yang berasal dari pembayaran ganti rugi lahan untuk proyek pembangunan Kilang Tuban atau New Grass Root Refinery (NGRR) di wilayah Kecamatan Jenu.

“Mereka membelinya dengan uang hasil penjualan atau ganti rugi tanah miliknya sendiri dari Pertamina dengan harga Rp 600.000-800.000 per meter,” terang Gihanto.

Gihanto menambahkan, tercatat ada 180 an mobil baru yang dibeli warga sejak mereka menerima uang ganti rugi lahan kolang minyak hingga saat ini.

Satu warga, imbuhnya, ada yang membeli 2 sampai 4 mobil dengan menggunakan uang tersebut. “Ini depan rumah saya ini punya empat mobil, tapi rata-rata ya dua mobil. Kalau totalnya ya 180-an, itu belum yang mobil bekas,” papar Gihanto.

Sementara itu, total ada 840 KK di Desa Sumurgeneng, sedangkan warga yang menjual lahannya karena masuk penetapan lokasi (penlok) kilang minyak ada sekitar 225 KK.

Dia mengungkapkan, rata-rata warga Desa Sumurgeneng mendapatkan uang ganti rugi lahan untuk proyek pembangunan kilang minyak sebesar Rp 8 miliar. “Jadi warga itu ada yang terima sampai Rp 26 miliar. Paling banyak itu Rp 28 miliar,” kata Gihanto.

Di media sosial, baru saja tersebar rekaman video yang menampilkan kedatangan sejumlah mobil baru yang diangkut menggunakan truk towing.

Belasan mobil baru tersebut dikirim ke rumah warga sambil dikawal mobil patroli pengawalan (Patwal) polisi.

Unggahan video tersebut dibagikan oleh salah satu akun bernama Berkelana ke grup Facebook Jaringan Informasi Tuban.

“Barokallah dan tiga emoticon tangan menadah,” tulisnya, Minggu 14 Februari 2021. Video serupa juga ramai di sosial media TikTok saat diungah oleh akun @rizkii.02.

“borong motor sudah biasaa ##fyp ##fyp? ##foryoupage ##krisbeekingoyang ##viral” setelah ditelusuri, lokasi perekaman video itu berada di Sumurgeneng, Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi, Kepasa Desa (Kades) Sumurgeneng, Gihanto membenarkan bahwa sejumlah warganya baru saja membeli mobil – mobil baru hingga videonya viral di media sosial.

“Iya benar, itu kemarin membeli 17 unit mobil dari Surabaya secara bersamaan lalu dikirim pakai truk towing terus dikawal sama mobil patwal juga,” ujar Gihanto, Selasa 16 Februari 2021.  

Sejumlah mobil yang dibeli, kata Gihanto, di antaranya yakni Toyota Innova, Rush, Yaris, Xpander, hingga Pajero.

Ia menuturkan, warga membeli mobil baru dengan uang yang berasal dari pembayaran ganti rugi lahan untuk proyek pembangunan Kilang Tuban atau New Grass Root Refinery (NGRR) di wilayah Kecamatan Jenu.

“Mereka membelinya dengan uang hasil penjualan atau ganti rugi tanah miliknya sendiri dari Pertamina dengan harga Rp 600.000-800.000 per meter,” terang Gihanto.

Gihanto menambahkan, tercatat ada 180 an mobil baru yang dibeli warga sejak mereka menerima uang ganti rugi lahan kolang minyak hingga saat ini.

Satu warga, imbuhnya, ada yang membeli 2 sampai 4 mobil dengan menggunakan uang tersebut. “Ini depan rumah saya ini punya empat mobil, tapi rata-rata ya dua mobil. Kalau totalnya ya 180-an, itu belum yang mobil bekas,” papar Gihanto.

Sementara itu, total ada 840 KK di Desa Sumurgeneng, sedangkan warga yang menjual lahannya karena masuk penetapan lokasi (penlok) kilang minyak ada sekitar 225 KK.

Dia mengungkapkan, rata-rata warga Desa Sumurgeneng mendapatkan uang ganti rugi lahan untuk proyek pembangunan kilang minyak sebesar Rp 8 miliar. “Jadi warga itu ada yang terima sampai Rp 26 miliar. Paling banyak itu Rp 28 miliar,” kata Gihanto.

Berita Viral

Viral Kisah Gadis Mencari Ayahnya Lewat Tik Tok

Beredar video viral di TikTok tentang seorang gadis yang mencari ayahnya setelah berpisah selama 16 tahun.

Tak dapat dipungkiri, saat ini TikTok disebut sebnagai salah satu sosial media yang oaling disukai di Indonesia.

Karena itulah, sang pengunggah lalu mencoba memanfaatkannya untuk mencari keberadaan ayahnya saat ini.

Sang pengunggah yang bernama Naaifah Putry Arummy berasal dari Subang, Jawa Barat. Naaifah mengaku telah kehilangan kontak ayahnya sejak ia berumur satu tahun

“Saya lost contact dengan papa sejak saya umur satu tahun, berarti sudah 16 tahun sekarang,” ungkap Naaifah kepada Tribunnews.com pada Senin 15 Februari 2021.

Naaifah menuturkan memuat video tersebut di TikTok karena ada kemungkinan ada pihak saudara atau tetangganya yang mengenal papanya melihat videonya.

“Awalnya saya pikir mungkin enggak saya buat di TikTok karena emang bener-bener udah lost contact banget sama papa. Tapi saya coba karena ya siapa tahu Allah kasih jalan terbaik,” ucap Naaifah.

Naaifah juga menuturkan dan mengunggah video tersebut di hari minggu tanggal 31 Januari 2021 sore dan tak mengira akan viral.

Namun keesokan harinya video unggahannya itu menjadi viral di Tiktok. Kemudian di siang hari ada ibu – ibu yang mengaku sebagai tetangga dari ayah Naaifah.

Ibu tersebut lalu memberikan nomor anak dari saudara ayah Naaifah. Berkat nomor itu, Naaifah akhirnya bisa menghubungi ayahnya. Sang ayah sekarang tinggal di Bekasi.

Dalam video terbaru yang diunggah oleh Naaifah, terlihat ia telah bertemu dengan ayahnya. Ia juga menunjukkan isi chat dengan ayahnya. Tak lupa, Naaifah juga mengabadikan momen pertemuan dengan ayahnya.

Terlihat sekali ekspresi kebahagiaan Naaifah saat bertemu dan bisa memeluk ayahnya setelah 16 tahun berpisah.

Naaifah juga mengaku snagat senang bisa dipertemukan kembali dengan ayahnya. Ibu Naaifah juga ikut senang dan tidak menyangka anaknya bisa menemukan ayahnya lewat bantuan TikTok.

“Sangat senang semua keluarga mama ga nyangka banget karena bener-bener kaya enggak mungkin lagi buat ketemu,” kata gadis asal Subang, Jawa Barat ini.

Keluarga dari pihak ayah Naaifah ternyata juga sempat mencari keberadaan Naaifah. Namun tak bisa menemukannya karena lupa dengan alamat tempat tinggal Naaifah.

“Keluarga dari pihak papa juga mereka seneng banget. Karena mereka juga sempet cari saya cuma enggak ketemu karena lupa juga tempat saya tinggal katanya,” tuturnya.

Berita Viral

Warga Sidrap Pesta Joget India di Tengah Pandemi, Satgas Turun Tangan

Pandemic Covid – 19 seakan belim ada tanda untuk berakhir. Alhi – alih menjaga diri dan mengurangi korban, masyarakat Indonesia malah semakin banyak yang tak peduli dengan hal ini.

Viral di media sosial warga di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, melakukan pesta joget India dengan mengabaikan protocol kesehatan atau prokes. Satgas COVID-19 Sidrap turun tangan menelusuri peristiwa yang menjadi viral itu.

“Pemda didukung TNI dan Polri akan tegas dalam kegiatan yang melanggar prokes dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait upaya penegakan hukum terhadap kegiatan yang melanggar prokes tersebut,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap Sudirman Bungi.

Dari penelusuran, peristiwa viral warga pesta joget India tersebut terjadi di Jalur Dua, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Diketahui, pesta tersebut merupakan hajatan pindah rumah seorang pengusaha.

Dalam video berdurasi 29 detik tersebut tampak para tamu berjoget diiringi alunan musik India dengan mengabaikan protokoler kesehatan. Tidak ada jaga jarak dan sebagian besar tamu tidak menggunakan masker.

Sudirman mengaku baru mengetahui peristiwa yang menjadi viral tersebut. Dia memastikan Satgas COVID-19 Sidrap akan melakukan tindakan tegas.

“Kita melarang kegiatan dengan membatasi kegiatan masyarakat yang berpotensi kerumunan. Jika ada pelanggaran prokes, akan kita pelajari akan kita lihat unsur-unsur pelanggaran yang ada dalam kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut warga di sekitar lokasi kejadian, Anwar, pesta joget India itu berlangsung selama dua hari.

“Acaranya berlangsung dua hari, dan puncaknya Selasa kemarin,” katanya saat ditemui detikcom, Rabu 10 Februari 2021.

Anwar mengatakan bahwa tamu undangan yang hadir bukan hanya tetangga namun juga berasal dari daerah lain.

Menurutnya, taka da seorang pun petugas dari pengawas Covid – 19 yang mengawasi jalannya acara sehingga kerumunan tak bisa dihindari.

“Tidak ada petugas COVID-19 yang hadir sehingga kerumunan dan banyak tamu undangan tidak menggunakan masker,” tuturnya.

Wah, kalai sudah begini, nanti terpapar siapa yang mau disalahkan guys? Jangan diikuti perlakuan ini ya!