Tag: sriwijaya SJ-182

Berita Viral

Presiden Jokowi Meminta Kepada Menhub Agar Hak Keluarga Korban SJ-182 Segera Dipenuhi

Baru-baru ini Indonesia diselimuti duka yang mendalam karena jatuhnya sebuah pesawat Sriwijaya air berkode SJ-182 tujuan Jakarta – Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu siang.

Presiden Jokowi juga meminta untuk proses pelayanan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan segera dan sebaik-baiknya. Hal tersebut disampaikan Presiden melalui Mentri Perhubungan yaitu Budi Karya Sumadi.

“Pak Jokowi mengatakan kepada saya untuk segera memberikan pendampingan serta meberikan hak-hak daripada keluarga korban. Sehingga segala sesuai yang merupakan hak segera diselesaikan dengan baik dan juga cepat” ucap Budi.

Menhub langsung menindaklanjuti arahan dari Presiden tersebut dengan menemui keluarga Korban yang sudah menunggu di RS Polri Kramat Jati bersama pihak Sriwijaya Air dan juga Jasa Raharja.

Ia juga sudah menyampaikan tindakannya tersebut ke Presiden, perihal pemanggilan keluarga korban dan bersama pergi ke RS dan sebagian sudah ada di RS.

Budi Karya juga mendapatkan tugas dari Presiden untuk melakukan improvement dan proses penemuan ini merupakan sesuatu yang sangat mahal nilainya dan juga baik, namun Presiden tetap menegaskan jangan sampai terulang kembali kejadian yang seperti ini.

Pada hari Selasa, 12 Januari 2021, Presiden RI Jokowi memanggil Menhub untuk menanyakan perihal terkiri perkembangan mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Menhub menjelaskan bahwa semua berjalan degan baik berkat kerjasama dari TNI, Polri, Basarnas, KNKT, dan semua stakeholder lainnya. Hal itu ia sampaikan pada sesi teleconference.

Presiden kemudian kembali meminta agar pencarian dari black box pesawat dan tubuh korban segera dipercepat agar bisa diketahui penyebab pastinya pesawat tersebut jatuh.

Mentri Perhubungan langsung melaksanakan perintah tersebut dan ia langsung ke Tanjung Priok nanti untuk memastikan langsung pencarian.

Terakhirn Budi Karya juga mengatakan bahwa ia bersama TNI, Polri, Panglima dan juga Kapolda Pangdam KSAL, Basarnas, KNKT, RS Polri akan melaksakan instruksi Presiden dengan sebaik-baiknya sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas.

Berita Viral

Fakta Terkini Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Pada awal tahun 2021 yang diharapkan dapat membaik ini, Indonesia justru memulainya dengan sesuatu yang sangat memilukan.

Terdengar kabar bahwa pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 jurusan Jakarta Pontianak hilang kontak.

Tak lama kemudian, berita menyebarkan bahwa pesawat tersebut meledak dan hancur di salah satu pulau di kepulaua seribu.

Berita ini muncul pada Sabtu 9 Januari kemarin tepat pukul 14.40 yang artinya waktu ini merupakan beberapa waktu setelah pesawat lepas landas dari bandara Soetta.

Selain itu, pesawat ini juga diketahui membawa sebanyak 62 orang dimana ada 40 orang dewasa, 3 bayi, 7 anak-anak, serta 12 kru di dalamnya.

Sampai sekarang, pemerintah sedang menelusuri kasus ini lebih dalam mengenai apa yang menyebabkan kecelakaan ini.

Lalu, fakta apa saja yang ada di balik jatuhnya pesawat ini? yuk simak di bawah.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Apa Faktanya?

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Apa Faktanya?

Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan kronologis dari hilangnya kontak pesawat bernomor SJ 182 tersebut.

Sebelumnya, pesawat itu take off di pukul 14.36 dan di pukul 14.37 masih memiliki kontak serta diizinkan untuk naik ke 29.000 kaki namun dengan mengikuti standar instrument.

Lalu, pada 14.40 Budi tiak melihat peswat tersebut kea rah 075 derajat namun malah ke barat laut. Karena itulah ditanya kepada ATC untuk melaporkan arah pesawat. Tak lama kemudian pesawat tersebut hilang dan tak terdeteksi dari radar.

“Manajer operasi langsung berkoordinasi dengan Basarnas, bandara tujuan, instansi terkait. Pada pukul 17.30 WIB, Bapak Presiden memberi arahan untuk memaksimalkan pencarian dan tentu sudah dikerahkan kapal Basarnas (4 kapal), 3 kapal karet, 3. Dari TNI angkatan laut KRI kapal2 tersebut sudah di TKP,” ungkap Budi.

Selain itu, pesawat ini juga diketahui telah memiliki umur setua 26 tahun namun masih memiliki kondisi yang sehat sebelum terbang. Maintenance juga lancar saat diperiksa sebelum terbang.

Kita doakan saja semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tetap tabah dan semua korban bisa tenang di sana ya. Semoga bermanfaat.