Berita Viral

Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang

Polres Metro Jakarta Utara membekuk dan menangkap 11 orang penagih utang yang mengadang serta berupaya merampas mobil berisi orang sakit yang dikemudikan anggota Babinsa, di dekat Tol Koja Barat, Jakarta Utara. Tindakan mereka dinilai ilegal dan melanggar pidana. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menjelaskan kronologi penangkapan mereka.

Sudah ada 11 orang yang kita amankan. Sebelas orang dan perannya masing-masing yang sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus.

Ini Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang Hendak Rampas Mobil Berisi Orang Sakit

Para pelaku yang diamankan berinisial Y, JAD, JT, AM, HHL, HEL, HRL, GL, GYT, DS dan PA. Mereka disebut ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (9 Mei 2021) kemarin.

Dikatakan Yusri, peristiwa pengadangan dan upaya perampasan mobil itu terjadi, di Pintu Masuk Tol Koja Barat, Jakarta Utara, sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (6 Mei 2021) kemarin.

“Sebanyak 11 orang sudah kita periksa termasuk saksi-saksi, memang benar pada waktu itu anggota Babinsa berdasarkan hasil keterangannya menyampaikan bahwa pada saat itu dia berupaya untuk membantu ada satu keluarga di dalam mobil yang kondisinya diduga sakit,” ungkapnya.

Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang

Yusri menyampaikan, pada mulanya ada keributan di kediaman korban, kemudian anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/Jakut Serda Nurhadi ditelepon sekuriti dan berupaya membantu mengemudikan kendaraan untuk mengantar salah satu anggota keluarga korban yang diduga sakit.

“Dia memang cuma mau membawa kendaraan tersebut untuk mengantar keluarga yang diduga sakit. Namun yang terjadi dikejar oleh beberapa orang sampai dengan Pintu Tol Koja Barat, terjadi sedikit keributan lagi, sehingga dibawa masuk ke Polres,” katanya.

Menurut Yusri, 11 orang ini mengaku sebagai debt collector atau biasa disebut mata elang. “Ini memang yang bikin resah di masyarakat. Masyarakat juga sering melaporkan adanya penarikan paksa baik itu di jalan atau pun di rumah oleh beberapa orang yang mengaku debt collector, yang mendapat kuasa dari perusahaan finance,” katanya.

Yusri menerangkan, ada empat aturan debt collector finance pertama harus mengantongi surat kuasa, kedua jaminan fidusia, ketiga surat peringatan, dan harus ada tanda pengenal. Terkait kasus ini, pihak perusahaan pembiayaan menyerahkan kuasa kepada PT ACK. Kemudian seharusnya PT ACK menunjuk orang yang sudah memiliki sertifikat profesi pembiayaan Indonesia (SPPI), namun ternyata malah memerintahkan para pelaku.

Dari PT ACK ini harus menunjuk seseorang yang memang memiliki SPPI untuk bisa menarik kendaraan tersebut, dan itu mekanisme yang sah. Tetapi terhadap permasalahan ini, surat kuasa diberikan oleh perusahaan finance kepada PT ACK, tapi PT ACK tidak menunjuk orangnya. Dia menunjuk orang-orang ini tanpa ada surat resmi. Walaupun surat kuasa ada, tetapi tidak memiliki keahlian atau dasar SPPI tidak ada. Itu namanya ilegal,” jelasnya.

Modus pelaku, kata Yusri, biasanya memiliki aplikasi di handphone, nongkrong di pinggir jalan, kemudian memantau kendaraan yang menunggak.

“Pelat nomor B sekian-sekian sudah menunggak sekian bulan, itu dilaporkan kepada pihak perusahaan finance. Eh ini ada mobil lewat sini, kemudian dia bergerak, sistemnya kayak preman-preman di jalan. Imbauan kepada masyarakat, apabila menemukan hal seperti itu segera lapor polisi. Itu sudah melanggar pidana namanya. Perampasan, pencurian, itu bisa kita laporkan unsur-unsur itu,” katanya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 335 ayat (1) KUHP dan Pasal 365 KUHP juncto Pasal 53 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Berita Viral

Penembakan Seorang Pengusaha Pelayaran

tepatnya di Ruko Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, seorang pengusaha bidang pelayaran, Sugianto (51), tewas tertembak. Pelaku penembakan berhasil lari dengan cara melompat pagar dan dibonceng oleh temannya yang sudah menunggu dengan menggunakan sepeda motor.

Kejadian naas ini terjadi saat Sugianto hendak pulang ke rumahnya, saat itu ia baru saja pulang dari kantor. Ia berniat untuk makan siang di rumah karena rumah dan kantornya memang sangat dekat. Tetapi belum jauh ia melangkah, tiba – tiba Sugianto diacungkan senjata api dan ditembak setidaknya 4 kali. Karena kejadian itu, Sugianto langsung tewas di tempat.

Korban menerima luka tembak pada bagian punggung dan di bagian kepala. Setelah itu ia tergeletak di depan salah satu ruko di sana.

Barang bukti yang ditemukan adalah selongsong peluru yang mengenai belakang kepala korban dan CCTV yang terpasang di ruko.

Pada CCTV tersebut, tampak pelaku mengenakan pakaian hitam dan mengenakan masker serta topi. Sebelumnya tampak kalau sang pelaku sudah mengincar untuk Sugianto. Terlihat dari cara ia dengan santai berjalan menuju Sugianto. Ketika korban sudah melewati dirinya, ia langsung menodongkan senjata dan menembak korban.

Masih diduga kalau pelaku penembakan itu berjumlah dua orang dan mereka saling membagi tugas. Satu yang melakukan eksekusi, dan satu lagi yang menunggu di sepeda motor. Hasil penyelidikan sementara mengatakan pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor.

Penembakan Seorang Pengusaha Pelayaran

Penembakan Seorang Pengusaha Pelayaran

Warga sekitar tempat kejadian mengaku mendengar suara seperti tembakan dari lokasi kejadian. Salah satu yang mendengar letusan senjata tajam itu adalah Tini (42), seorang pemilik warung kopi yang berada di dekat lokasi.

Ia mengaku kalau mendengar suara tersebut ketika sedang melayani pembeli. Setelah terdengar suara tembakan, ia lalu melihat para warga yang mulai berlarian menuju ke tempat lokasi kejadian. Tak lama setelahnya, Tini melihat polisi datang ke lokasi. Lalu polisi melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian.

Polisi yang datang mencoba untuk menutupi jasad korban dengan menggunakan kardus dan koran dan menunggu ambulans untuk membawa jasad ke Rumah Sakit. Selain itu polisi juga memasang garis polisi pada kawasan ruko itu saat mereka memeriksa jasad korban. Selain memeriksa lokasi, polisi terus mengumpulkan saksi – saksi terkait untuk dimintai keterangan.

Jasad yang berada di keranda lalu dibawa ke Ruang Forensik RS Polri sekitar pukul 15.30 WIB dengan menggunakan mobil ambulans dan ditemani oleh sejumlah keluarga. Ketika berada di ruang otopsi, tim forensik memberikan waktu untuk keluarga melihat langsung keadaan jenazah.

Pihak keluarga sendiri enggan untuk memberikan keterangan kepada para awak media karena mereka masih sangat terguncang mengenai peristiwa yang baru saja terjadi ini. Kasus ini sekarang tengah ditangani oleh Polres Jakarta Utara.

Sukamto, ketua RW 24 Pegangsaan Dua mengatakan kalau Sugianto merupakan sosok yang ramah. Semasa hidupnya, orang yang bernama lengkap Budhi Herdi Sugianto ini selama tinggal di kompleks Royal Gading Mansion, sering bergaul bersama warga dan juga bukan merupakan pribadi yang sombong. Selain itu Sugianto juga kerap kali berkumpul dengan warga untuk sekedar mengobrol.

Aktivitas sehari – hari korban adalah menjalankan usahanya yang berada di Royal Gading Square. Lokasi ruko ini berada di belakang komplek rumahnya yang berada di Royal Gading Mansion itu. Sugianto meninggalkan 1 orang istri dan 3 orang anak.

Berita Viral

Ledakan di Lebanon

73 orang tewas, 3.700 terluka, karena dua ledakan besar yang mengguncang Beirut, ibu kota Lebanon. Ledakan ini berlokasi di kawasan pelabuhan dan menebarkan kepanikan bagi warganya. Kepulan asap berwarna oranye tampak setelah ledakan terjadi.

Perdana Menteri Hassan Diab, menyatakan kalau ledakan itu terjadi karena ada pupuk pertanian sebanyak 2.750 ton yang sudah disimpan selama bertahun – tahun dalam gudang tepi laut.

Sebelumnya, Kepala Keamanan Umum Abbas Ibrahim mengatakan kalau pihaknya sedang mengamankan material berdaya ledak tinggi beberapa tahun sebelumnya. Material ini disimpan pada gudang yang lokasinya dekat dengan distrik hiburan malam dan pusat situs judi slot.

Ledakan di Lebanon

Ledakan di Libanon

Ledakan yang terjadi bahkan bisa terdengar sampai ke negara tetangga, seperti di Siprus yang jauhnya hingga 240 km. Seorang prajurit mengatakan keadaan sangat kacau dan banyak bergelimpangan. Ambulans terus melakukan evakuasi.

Insiden itu belum pernah dirasakan warga sekitar sebelumnya, itu yang diungkapkan oleh Makrouhie Yerganian, yang sudah tinggal bertahun – tahun di dekat pelabuhan. Bahkan saat Lebanon diguncang perang saudara di tahun 1975 – 1990, ini lebih dirasa parah.

Semua bangunan yang berada di sekitar tempat tinggal Yergian langsung kolaps, dan pamannya yang berusia 91 tahun tewas karena luka. Rumah sakit juga sudah kewalahan menangani pasien virus corona, mereka tidak bisa berkutik saat masuk para korban luka.

Warga juga menuturkan kalau saking hebatnya peristiwa yang terjadi membuat mereka yang berada di sekitar tempat kejadian sampai terhempas kebelakang. Kemudian seorang perempuan yang berada di sekitar pusat kota mengatakan kalau insiden itu seperti gempa bumi dan bisa dikatakan guncangannya lebih besar dari pada pembunuhan PM Rafiq Hariri di tahun 2005.

Palang merah di Lebanon kini tengah menyerukan adanya donasi darah untuk para korban luka. Selain itu dewan keamanan nasional menyatakan kalau Beirut merupakan zona bencana dan menyerukan pada negara sekutu untuk bisa bersedia membantu mereka.

Video ledakan yang terjadi juga sudah tersebar ke media sosial. Menunjukkan betapa mengerikannya ledakan yang terjadi di Lebanon tersebut. Bahkan ledakannya bisa membuat orang – orang terpental karena kedahsyatannya. Di awali dengan asap yang mengepul, lalu kemudian ledakan terjadi. Banyak yang mengatakan ledakan tersebut seperti jamur, seperti bom nuklir yang melanda  Hiroshima dan Nagasaki di tahun 2965.

Belasungkawa langsung disampaikan oleh seluruh dunia pada Lebanon, bahkan musuh besar mereka, Israel, turut memberikan bantuan. Banyak negara – negara lain juga mulai mengirimkan bantuan mereka untuk Lebanon. Tentunya ini diharapkan bisa membantu kondisi mereka.

Dalam kejadian ini seorang warga Indonesia mengalami luka ringan karena ledakan tersebut. WNI tersebut menghubungi KBRI dan dalam kondisi yang stabil serta bisa berkomunikasi dengan baik. KBRI Beirut akan terus melakukan pendampingan sampai WNI tersebut bisa pulih.

Selain itu Duta Besar RI untuk Libya Hajriyanto Thohari, mengatakan kalau WNI itu kini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Berdasarkan pengecekan terakhir, seluruh WNI ada dalam kondisi yang aman dan selamat.

Ia menambahkan kalau KBRI Beirut sudah menyampaikan imbauan melalui grup WhatsApp dan menghimbau WNI untuk melapor jika berada di situasi yang tidak aman.

Selain itu KBRI sudah melakukan komunikasi pada pihak kepolisian dan meminta untuk melaporkan kalau ada update mengenai WNI dan sepakat akan menyampaikan informasi tersebut ke KBRI.

Mari kita doakan bersama agar keadaan segera membaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Berita Viral

Skandal prostitusi online artis

Skandal prostitusi online artis tidak jarang kali menjadi sorotan dan menjadi bahan gunjingan publik. Beberapa artis sering tersandung jasa ‘melayani’ lelaki hidung belang dan menghebohkan publik. Baru-baru ini, permasalahan yang menjerat Cynthiara Alona membuat geger sebab namanya terseret dalam permasalahan dalam prostitusi online.

Artis dan kemewahannya tidak jarang kali dikaitkan dengan jasa prostitusi online ataupun jasa esek-esek. Tak heran, sejumlah artis pun pernah tersandung permasalahan prostitusi online yang serupa dengan Cynthiara Alona. Iming-iming bayaran luar biasa membuat semua artis tergiur sampai rela menjajakan tubuhnya untuk lelaki hidung belang. Berikut rangkumannya dari beberapa artis yang tertangkap melakukan prostitusi secara online.

Skandal prostitusi online artis

  • Cynthiara Alona

Polisi memutuskan CA alias Cynthiara Alona sebagai terduga dalam permasalahan prostitusi online. Kini, Alona pun kini tengah meringkuk di balik jeruji besi. Hingga kini, belum ada keterangan lebih rinci bersangkutan permasalahan yang menimpa Alona. Tarif sampai muncikari juga belum dibeberkan oleh pihak kepolisian.

  • Tania Ayu

Akhir tahun 2020 pun sempat geger dengan permasalahan prostitusi online dengan penangkapan selebgram berinisial TA. Diduga, inisial tersebut mengacu pada Tania Ayu. TA diciduk oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat di antara hotel di Bandung pada Kamis, 17 Desember 2020.

“Untuk tarif TA berdasarkan keterangan tersangka dan saksi senilai Rp75 juta. Yang bersangkutan berstatus sebagai saksi,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago di Bandung.

Artis Cynthiara Alona diciduk polisi lantaran hotel miliknya telah menjadi lokasi praktik prostitusi online. Mirisnya, PSK yang tercebur masih di bawah umur. Kabar dari Alona ini jadi di antara berita paling populer dan paling banyak juga dibaca oleh masyarakat.

  • Shoumaya Tazkiyyah dan Mareta Angel

Kedua artis ini turut menghebohkan publik pada 24 November 2020 lalu. Pihak kepolisian menyelamatkan artis berinisial ST di hotel Tanjung Priok. Nama artis ST ini sering dikaitkan dengan Shoumaya Tazkiyyah, di antara pemain sinetron Bawang Merah Bawang Putih.

Penangkapannya dilaksanakan bersamaan dengan artis MA yang disinggung akan mengerjakan jasa sex threesome. Inisial MA sendiri merujuk pada artis Mareta Angel. Namun, selebriti tersebut langsung menepisnya. Hingga kini, pihak kepolisian tak mengungkap nama jelas dari artis yang ditangkap. Namun, tarif yang dipatok sangat luar biasa lantaran menawarkan jasa seks dengan dua perempuan sekaligus di ranjang.

“Kemudian pada ketika ditangkap, ternyata kedua perempuan ini melakukan pekerjaan asusila dengan teknik perempuannya dua, laki-lakinya satu, yang biasa dinamakan dengan threesome, dengan tarif sebesar Rp 110 juta,” ujar Kapolres Metro Jakarta Kombespol Sudjarwoko.

  • Hana Hanifa

Artis FTV berinisial HH yang sering dikaitkan dengan sebutan Hana Hanifa ditangkap oleh pihak berwenang pada 12 Juli 2020 lalu. Hana diciduk dalam situasi setengah telanjang di antara hotel di Medan.

Namun, Hana Hanifa menyangkal bahwa dia tercebur prostitusi melainkan melulu melakukan kegiatan untuk photoshoot seksi. Hal ini pula yang menciptakan pihak kepolisian melepasnya lantaran melulu berstatus saksi. Lantas, berapa tarif yang dipatok Hana Hanifa? Polisi membeberkan bahwa saat tersebut Hana Hanifa menerima transferan senilai RP 20 juta.

Berita Viral

Pelaku Pemerasan Video Syur Gabriella Larasati Dibekuk Polisi

Video Syur Gabriella Larasati yang belakangan ini beredar di jagat dunia maya ternyata merupakan ulah dari seorang oknum yang mengaku hanya iseng belaka. Pria yang memiliki inisial YS tersebut berhasil diamankan oleh Kesatuan Polda Metro Jaya regional Medan, Sumatera Utara, pada 20 maret 2021 silam setelah korban melaporkan kasus ini.

YS mengaku kepada pihak kepolisian bahwa ia menemukan video syur tersebut ketika sedang berselancar di media sosial. Tanpa menunggu waktu lama, tersangka langsung menyadari bahwa sosok dalam video berdurasi 14 detik tersebut memiliki kemiripan dengan artis yang sedang naik daun yaitu Gabriella Larasati.

Pelaku Pemerasan Video Syur Gabriella Larasati Dibekuk Polisi

Beberapa saat setelahnya, secara tiba-tiba saja terbesit di pikiran YS untuk menjalankan aksi biadab dengan memeras GL menggunakan video itu. Pelaku mengirimkan pesan melalui salah satu platform media sosial kepada korban yang menyatakan bahwa GL harus mengirimkan sejumlah uang ke rekeningnya, atau YS mengancam akan menyebarkan video syur miliknya.

Pelaku Pemerasan Video Syur Gabriella Larasati Mengaku Iseng

Saat ini tim penyidik masih mendalami motif pelaku karena YS sebagai pelaku pemerasan video syur Gabriella Larasati mengaku hanya iseng semata. Namun tim kepolisian tidak langsung menerima alasan pelaku, apalagi setelah ditelusuri terkuak sudah bahwa YS pernah menjalankan aksi serupa dan terbilang sukses meraup sejumlah uang dari para korbannya.

Naas bagi pelaku, karena artis GL langsung naik pitam ketika membaca pesan darinya dan segera berangkat ke kantor polisi terdekat untuk membuat laporan pengaduan terkait kasus pemerasan yang dialaminya. Tidak sampai berlama-lama, pemilik akun sosmed instagram bernama @yudis.03 itu berhasil diringkus di tempat tinggalnya tanpa perlawanan berarti.

YS pun hanya pasrah ketika dikepung oleh sejumlah polisi yang menggerebek kediamannya di Medan, Sumatera Utara pada hari Sabtu, 20 Maret beberapa waktu lalu. Kini ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan ancaman pidana kurungan penjara maksimal enam tahun berikut denda sebanyak-banyaknya satu miliar rupiah.

Dari kasus ini kita dapat memetik pelajaran bahwa menyimpan video syur merupakan tindakan yang beresiko tinggi karena ponsel anda rentan dibajak oleh oknum nakal. Kasus ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia dan tidak pernah memandang bulu, baik itu warga biasa hingga artis atau bahkan pejabat pemerintahan sekalipun bisa saja bernasib sial dan harus menanggung malu seumur hidup.