Pandemi yang dirasakan oleh Indonesia ini membuat kegiatan yang dilakukan menjadi tidak maksimal. Salah satunya adalah kegiatan berolahraga, tempat olahraga yang ditutup membuat orang mau tidak mau untuk berolahraga dari rumah saja. Tentunya berolahraga dari rumah saja bila dilakukan dalam jangka panjang, akan terasa bosan dan jenuh. Sehingga banyak orang yang tertarik dengan olahraga sepeda, tidak sedikit mereka yang banting stir menjadi pecinta sepeda. Tidak hanya dikalangan masyarakat, tapi para public figure pun banyak yang beralih dan menyukai olahraga sepeda ini. Menurut pendapat orang, olahraga sepeda ini menjadi olahraga yang aman untuk dilakukan ketika pandemi. Karena tidak akan bersentuhan atau berdekatan dengan orang lain.

Tapi siapa sangka bahwa peningkatan olahraga sepeda di Indonesia benar – benar meningkat sangat pesat. Membuat jalanan dipenuhi oleh orang yang bersepeda, terutama pada weekend di pagi hari. Tetapi sarana untuk bersepeda memang sedikit kurang memfasilitasi, membuat pemkot dari Bekasi yang sedang mendirikan jalur untuk sepeda di jalan Ahmad Yani. Jalur yang dibangun tersebut, diletakan di sebalah trotoar.

“Pembangunan jalur sepeda sekarang itu kami ubah yang tadinya di tengah median menjadi sisi bahu jalan sebelah trotoar, yang cat hijau,” * ucap Teguh Indiranto selaku Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Jalur sepeda yang rencananya dibangun dengan panjangnya sekitar 2,6 kilometer. Bila digambarkan dengan jelas itu jarak dari Kantor Wali Kota Bekasi hingga Bekasi Central Park (BCP). Untuk jalur sepeda sendiri memiliki lebar kurang lebih 1,5 meter. Berbeda dengan yang ada di kota Bandung, untuk di Bekasi sendiri jalur sepeda akan diberikan warna hijau. Lalu terdapat marka jalan untuk melengkapi jalur sepeda tersebut.

Jalur sepeda yang tengah dibangun ini, dapat diakses setiap harinya. Sehingga untuk menunggu jalur sepeda ini tidak harus menunggu hari minggu, dimana CFD diberlakukan. Jadi, masyarakat bisa menggunakan sepeda dan menggunakan jalur tersebut untuk berkegiatan setiap harinya. Selain itu pada beberapa titik di taman dan jalan pun, aka nada parkir khusus sepeda sehingga sepeda yang kamu simpan bisa lebih aman dan juga rapih.

“Jadi orang dapat menggunakan sepeda untuk mencari titik park and ride terdekat, lalu dia nyambung lagi ke moda transportasi yang lebih besar, entah kereta, bus rtansjabodetabek, dan moda transportasi lain,” * tambah Teguh.

Mudah – mudahan pembangunan jalur sepeda ini bisa terselesaikan pada akhir tahun ini. Sehingga pemerintah kota Bekasi dapat membangun jalur sepeda tambahan, sampai daerah Kali Malang di tahun 2021 yang akan datang.

Tidak hanya di kota Bekasi saja jalur sepeda mulai dibangun dan diperhatikan. Di kota Jakarta pun Anies akan memberikan fasilitas jalur sepeda. Pembangunan jalur sepeda ini diperkiran memiliki jalur 500 kilometer yang disebar di wilayah Jakarta.

Janji yang sudah diungkapkan oleh Anies ini, dengan duta besar negara – negara Nordik yang sudah bergabung di Uni Eropa daerah Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

“Pembangunan infrastruktur untuk fasilitas ramah lingkungan baik trotoar pejalan kaki, jalur sepeda, kendaraan umum, kami dorong supaya Jakarta menjadi kota yang ramah lingkungan,” * ucap Anies.

Pada tahap pertama, Pemprov DKI yang berencana untuk membangun 63 kilometer dulu jalur sepeda tersebut.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *